Rabu, 16 Desember 2015

Polusi Udara Akibat Kendaraan Bermotor



   Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya polusi udara di lingkungan, seperti perusakan hutan secara terus-menerus (illegal logging), asap dari pabrik, efek rumah kaca, dan terutama asap kendaraan bermotor, karena asap kendaraan bermotor membawa dampak yang sangat besar bagi lingkungan.
  Karena asap yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna, yaitu berupa karbonmonoksida (CO). Dimana zat ini sangat berbahaya bagi makhluk yang ada di bumi.

Dari Kantor Kepolisian Republik Indonesia mencatat pada tahun 2012 jumlah dari mobil penumpang ada 8.891.041, Bis ada 2.250.109, Truk ada 4.687.789, Sepeda motor 61.078.188, dan total keseluruhan ada 76.907.127. Data tersebut juga mengalami peningkatan tiap tahunnya dan tahun ini tentunya jumlah dari kendaraan bermotor di indonesia sudah bertambah banyak. Permasalahan-permasalahan mulai timbul terkait pertambahan kendaraan bermotor yang semakin lama semakin membludak. Mulai dari permasalahan macet, meningkatnya angka kecelakaan, polusi udara, dan global warming.

Adapun dampak yang ditimbulkan oleh asap kendaraan bermotor yaitu :
- Terganggu sistem pernapasan bagi manusia
- Semakin menipisnya lapisan ozon di bumi
- Mengganggu proses fotosintesis bagi tumbuhan
- Dengan semakin banyaknya CO di bumi maka kadar O2 yang ada di bumi semakin menurun

 Diantara upaya manusia untuk mengurangi dampak polusi udara yaitu :
- Melakukan penghijauan (reboisasi)
- Mengurangi pemakaian kendaraan bermotor
- Menciptakan biosolar
- Melakukan penyuluhan terhadap masayarakat tentang dampak dan bahaya asap kendaraan bermotor
-Program “bike to work”, serta “one man tree” sebagai salh satu cara untuk mengurangi asap kendaraan bermotor.
­-Penggunaan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui, seperti tenaga angin, air, biomassa, dan bahan bakar organik. 
-Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukungnya dan tampungnya.

http://yudiagusprabowo.blogspot.co.id/2013/09/pencemaran-udara-akibat-emisi-gas-buang.html
http://www.sakuning.com/2013/01/Dampak-dan-penyakit-dari-asap-kendaraan-bermotor.html
http://pollutiononmyearth.weebly.com/pencemaran-udara.html
http://ilmulingkungan.com/jenis-polutan-pencemar-udara-beserta-dampaknya/
http://www.greeners.co/berita/kendaraan-bermotor-penyumbang-polusi-udara-terbesar-di-jakarta/




Tidak ada komentar: